Dampak positif dan negatif pasca lebaran
Umat Islam di seluruh dunia bolehlah
berbahagia karena malam ini sudah sampai di hari lebaran setelah diuji selama
sebulan penuh di bulan Ramadhan, artinya sudah secara sah terlewati. Lelah
payah yang dilakukan, insya allah diganti dengan kesucian dan ampunan.
Setidaknya, begitulah janji Allah kepada manusia yang bertakwa.
Jikalau kita ingat, pada saat menyambut momen
lebaran itu, semuanya pasti sibuk. Mall mall penuh sesak oleh mereka yang
berburu diskon. Pasar ramai dengan orang-orang yang mencari jajanan untuk
keperluan di hari lebaran.
Tidak terkecuali di jalanan, jalanan nampak
berpacu dan bising dipenuhi oleh pemudik yang merindukan kampung halaman.
Semuanya digerakkan oleh rasa yang sama, rasa bangga bahwa kita telah disucikan
kembali oleh Allah melalui Ramadhan.
Pada saat itu, yang membeli baju merasa bahwa
di hari lebaran nanti, tubuh yang suci haruslah dibalut dengan pakaian yang
indah. Yang membeli jajanan punya maksud sendiri, mereka tidak mau mengecewakan
tamu yang biasa hadir ke rumah dengan tradisi ‘halal-bi-halal’. Yang mudik dan
menyemuti jalanan pun punya alasan, mereka diberangkatkan oleh keinginan
bertemu keluarga agar maaf-me-maafkan itu nyata dan tak sekedar kata-kata.
Di sisi yang lain, ada yang mengklaim bahwa
hal-hal di atas tersebut tak perlu dilakukan. Lebaran harus kembali pada nafas
kesucian kita, yakni kesederhanaan. Yang lebih penting dari merayakan ialah
merawat agar kebaikan, ketika dan pasca-Ramadhan, itu terus bersemai sepanjang
hidup.
Semua alasan di atas tadi adalah benar dan
patut untuk diapresiasi. Sekarang kita beranjak ke pembahasan yang lain, yakni
pembahasan mengenai apa arti dari lebaran itu sendiri.
Namun
dibalik itu semua ada dampak positif dan negative pasca lebaran diantara nya
adalah :
A.
Dampak
postif pasca lebaran
1.
Kembalinya tali silahturahmi yang telah
lama terhenti dimasa lalu yang diakibatkan karena marahan atau berantem sesama
saudara atau tetangga.
2.
Kembalinya jiwa yang bersih dan suci
karena tidak ada sifat iri dan dengki.
3.
Bisa berkumpul bersama keluarga dan
orang tua, karena hal ini jarang bisa dilakukan. Makna ini sebenarnya
tidak jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.
4.
Perputaran uang di daerah dan kawasan-kawasan
wisata akan meningkat. Maksudnya dari sisi ekonomi semakin lama pemudik tinggal di
daerah dan kunjungan wisata maka perputaran uang di daerah semakin meningkat
karena jajan dll.
5.
Lancar nya arus lalu lintas dikota Jakarta
saat lebaran karena sebagian penduduk nya bearasal dari luar daerah Jakarta.
6.
Stabil nya harga pangan sembako yang ada di
pasar.
7.
Menumbuhkan semangat baru bagi adik adik
pelajar yang sudah menghabiskan momen libur lebaran bersama keluarga.
8.
Terjalin hubungan yang harmonis terhadap
keluarga saudara dan tetangga.
9.
Menjadi orang yang penyabar dalam menghadapi
setiap masalah, karena kita sudah terlatih bersabar dalam berpuasa sebulan
penuh.
10.
Dampak positif nya,
pengusaha dari yang kecil sampai yang besar akan mendapatkan keuntungan
finansial akibat terjadinya transaksi antara pengusaha dan wisatawan.
B.
Dampak negatif pasca lebaran
1.
Terjadinya arus
urbanisasi yang sangat meningkat, biasa nya perpindahan penduduk dari desa
kekota ini bertujuan untuk mencari pekerjaan dan menetap tinggal di kota besar
seperti Jakarta.
2.
Arus lalu lintas
di Jakarta kembali macet setelah libur lebaran.
3.
Masih banyak nya
oknum PNS yang membolos kerja dengan alasan masih cuti libur lebaran atau belom
balik dari kampung nya.
4.
Sulit nya
pelayanan masyaratkat, misalnya mau mengurus KTP ke kantor kelurahan. Sedangkan
pak lurah nya belum ada di kantor kelurahan
5.
Munculnya GEPENG
di lampu merah yang semakin meningkat untuk mencari rezeki.
6.
Semakin banyak
nya aksi kriminalitas dijalanan contohnya copet rampok dan begal.
7.
Timbulnya
permasalahan social dan ekonomi
8. Lupa nya materi pelajaran yang pernah di ajarkan
oleh gurunya. Karena terlalu banyak menghabiskan waktu liburan sampai sampai
lupa untuk belajar.
9. Banyaknya saingan dalam berdagang karena sebagian
penduduk urbanisasi juga membuka usaha dalam berdagang.
10. Sulitnya mencari lapangan kerja yang
disebabkan terlalu banyaknya penduduk urbanisasi yang berlomba lomba untuk
mencari lapangan pekerjaan.WWW.GUNADARAMA.AC.ID

Tidak ada komentar:
Posting Komentar