Kamis, 12 Juli 2018


Dampak positif dan negatif pasca lebaran

Umat Islam di seluruh dunia bolehlah berbahagia karena malam ini sudah sampai di hari lebaran setelah diuji selama sebulan penuh di bulan Ramadhan, artinya sudah secara sah terlewati. Lelah payah yang dilakukan, insya allah diganti dengan kesucian dan ampunan. Setidaknya, begitulah janji Allah kepada manusia yang bertakwa.
Jikalau kita ingat, pada saat menyambut momen lebaran itu, semuanya pasti sibuk. Mall mall penuh sesak oleh mereka yang berburu diskon. Pasar ramai dengan orang-orang yang mencari jajanan untuk keperluan di hari lebaran.
Tidak terkecuali di jalanan, jalanan nampak berpacu dan bising dipenuhi oleh pemudik yang merindukan kampung halaman. Semuanya digerakkan oleh rasa yang sama, rasa bangga bahwa kita telah disucikan kembali oleh Allah melalui Ramadhan.
Pada saat itu, yang membeli baju merasa bahwa di hari lebaran nanti, tubuh yang suci haruslah dibalut dengan pakaian yang indah. Yang membeli jajanan punya maksud sendiri, mereka tidak mau mengecewakan tamu yang biasa hadir ke rumah dengan tradisi ‘halal-bi-halal’. Yang mudik dan menyemuti jalanan pun punya alasan, mereka diberangkatkan oleh keinginan bertemu keluarga agar maaf-me-maafkan itu nyata dan tak sekedar kata-kata.
Di sisi yang lain, ada yang mengklaim bahwa hal-hal di atas tersebut tak perlu dilakukan. Lebaran harus kembali pada nafas kesucian kita, yakni kesederhanaan. Yang lebih penting dari merayakan ialah merawat agar kebaikan, ketika dan pasca-Ramadhan, itu terus bersemai sepanjang hidup.
Semua alasan di atas tadi adalah benar dan patut untuk diapresiasi. Sekarang kita beranjak ke pembahasan yang lain, yakni pembahasan mengenai apa arti dari lebaran itu sendiri.
Namun dibalik itu semua ada dampak positif dan negative pasca lebaran diantara nya adalah :
A.   Dampak postif pasca lebaran
1.     Kembalinya tali silahturahmi yang telah lama terhenti dimasa lalu yang diakibatkan karena marahan atau berantem sesama saudara atau tetangga.
2.     Kembalinya jiwa yang bersih dan suci karena tidak ada sifat iri dan dengki.
3.     Bisa berkumpul bersama keluarga dan orang tua,  karena hal ini jarang bisa dilakukan. Makna ini sebenarnya tidak jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.
4.     Perputaran uang di daerah dan kawasan-kawasan wisata akan meningkat. Maksudnya dari sisi ekonomi semakin lama pemudik tinggal di daerah dan kunjungan wisata maka perputaran uang di daerah semakin meningkat karena jajan dll.
5.     Lancar nya arus lalu lintas dikota Jakarta saat lebaran karena sebagian penduduk nya bearasal dari luar daerah Jakarta.
6.     Stabil nya harga pangan sembako yang ada di pasar.
7.     Menumbuhkan semangat baru bagi adik adik pelajar yang sudah menghabiskan momen libur lebaran bersama keluarga.
8.     Terjalin hubungan yang harmonis terhadap keluarga saudara dan tetangga.
9.     Menjadi orang yang penyabar dalam menghadapi setiap masalah, karena kita sudah terlatih bersabar dalam berpuasa sebulan penuh.
10.             Dampak positif nya, pengusaha dari yang kecil sampai yang besar akan mendapatkan keuntungan finansial akibat terjadinya transaksi antara pengusaha dan wisatawan.


B.   Dampak negatif pasca lebaran
1.     Terjadinya arus urbanisasi yang sangat meningkat, biasa nya perpindahan penduduk dari desa kekota ini bertujuan untuk mencari pekerjaan dan menetap tinggal di kota besar seperti Jakarta.
2.     Arus lalu lintas di Jakarta kembali macet setelah libur lebaran.
3.     Masih banyak nya oknum PNS yang membolos kerja dengan alasan masih cuti libur lebaran atau belom balik dari kampung nya.
4.     Sulit nya pelayanan masyaratkat, misalnya mau mengurus KTP ke kantor kelurahan. Sedangkan pak lurah nya belum ada di kantor kelurahan
5.     Munculnya GEPENG di lampu merah yang semakin meningkat untuk mencari rezeki.
6.     Semakin banyak nya aksi kriminalitas dijalanan contohnya copet rampok dan begal.
7.     Timbulnya permasalahan social dan ekonomi
8.     Lupa nya materi pelajaran yang pernah di ajarkan oleh gurunya. Karena terlalu banyak menghabiskan waktu liburan sampai sampai lupa untuk belajar.
9.     Banyaknya saingan dalam berdagang karena sebagian penduduk urbanisasi juga membuka usaha dalam berdagang.
10. Sulitnya mencari lapangan kerja yang disebabkan terlalu banyaknya penduduk urbanisasi yang berlomba lomba untuk mencari lapangan pekerjaan.WWW.GUNADARAMA.AC.ID

Tidak ada komentar:

Posting Komentar